Tuesday, March 24, 2009

Dalam 5 bulan, cinta itu tumbuh

Bulan September yang ceria (lirik dari Vina P), kami bertemu. Awalnya aku mengira orang ini jutek, karena sifatnya yang pendiam. Bulan berikutnya aku mencoba mendekatinya. Usahaku disambut dengan sangat baik. Kami berbicara dengan topik2 yang ringan. Entah dalam event apa, semakin bergantinya hari, kami bisa sedekat saudara. Kami sering curhat, bercanda, tertawa, bahkan menangis bersama. Makin hari kami makin dekat, makin dekat. Dia kuanggap kakak, dan dia menganggapku adik. Dekat sekali. Aku merasa cinta dalam hati kami makin tumbuh dan terus tumbuh. Allah telah mengatur semuanya. Kami bertemu, dan kami berpisah. Mengikuti sunnah Rasul SAW, akhirnya dia menggenapkan Islamnya lebih dulu. Aku senang, sangat senang. Karena akhirnya kakakku menemukan pujaan hatinya itu. Namun, ada sedikit kesedihan yang mencuat dari ujung hatiku. Aku sedih karena kami tidak bisa bersama lagi. Tapi Allah masih menitipkan 6 saudari terbaik untuk menemaniku disini. Subhanallah….setelah kusadari, ternyata aku tetap tidak sendiri. Keenam saudariku ini adalah saudari2 terbaik yang Allah berikan untukku. Mereka bagaikan keluarga yang senantiasa memberikan semangat dalam segala kondisi. Terima Kasih Ya Rabb…

Untuk saudariku Ella, mba bunga, mba wahid, mba eka, mba dewi, astri, mba sinta. Terima kasih sudah mengisi hatiku….LUV U

Rabithah

tuk semua saudara2ku, kupersembahkan doa ini. Rindu hati ini ingin selalu bersama

sesungguhnya Engkau tahu
bahwa hati ini tlah berpadu
berhimpun dalam naungan cintaMu

bertemu dalam ketaatan
bersatu dalam perjuangan
menegakkan syariat dalam kehidupan

kuatkanlah ikatannya
tegakkanlah cintanya
tunjukilah jalan-jalannya

terangilah dengan cahyaMu
yang tiada pernah padam
ya Robbi bimbinglah kami…

rapatkanlah dada kami
dengan karunia iman
dan indahnya tawakkal padaMu

hidupkan dengan ma’rifatMu
matikan dalam syahid di jalanMu
Engkaulah pelindung dan pembela

kuatkanlah ikatannya
tegakkanlah cintanya
tunjukilah jalan-jalannya

terangilah dengan cahyaMu
yang tiada pernah padam
ya Robbi bimbinglah kami…
ya Robbi bimbinglah kami…
ya Robbi bimbinglah kami…


aamiin ya Rabbal 'alamin....

Tuesday, March 17, 2009

kemana mereka?

Hari ini ada seorang sahabatku yang bisa dikatakan butuh hiburan. Entah apa yang ada dalam pikirannya, tiba2 dia menghubungi aku. Mungkin dia memang merasa akulah orang bisa menghiburnya, karena selama ini ketika ada masalah, berita gembira, atau hal lainnya, dia selalu cerita ke aku. Lama juga kami bercengkrama, hampir 2 jam. Setelah dia merasa lega, pembicaraan pun dicukupkan. Diakhiri dengan kata2 yang menandakan rasa rindu untuk berjumpa selalu. Akupun merasa menjadi orang yang penting (GR dikit) karena dia menganggapku sebagai orang yang penting. Aku juga senang bisa menjadi sahabatnya. Aku selalu berharap kalau suatu saat aku butuh teman pun, aku akan menghubunginya.
Malam ini, aku merasa sangat sendiri. Begitu sendiri. Entah apa yang ingin kulakukan. Di rumah g ada kerjaan. Di luar rumah juga bingung mau ngapain. Akhirnya kuputuskan untuk buka2 internet, mencoba menghibur diri sendiri. Di tengah2 waktu, aku teringat untuk mengabari sahabatku itu tentang kondisiku yang sedang bosan. Kucoba sms dengan kata2 yang begitu jelas. Ku kirim sms itu, dengan harapan penuh akan mendapat balasan darinya. Lama kutunggu, hampir 4 jam waktu berlalu. Aku masih berpikiran positif, "ah, mungkin dia sibuk" atau "mmm...mungkin g ada pulsa ya.."...lama sekali tak ada jawaban. Akhirnya aku mengurungkan diri untuk berharap terlalu besar pada balasan sahabatku.
Akupun menghibur diriku sendiri dengan menulis (walau masih g jelas tulisannya). Tapi, ada perasaan sedih (bahkan bertambah sedih), karena entah kemana orang yang benar2 aku butuhkan? Kemana sahabat yang selama ini aku temani dalam setiap suka dan dukanya?
Aku selalu mengurungkan diri untuk menyatakan kata2 itu pada mereka. Walaupun seringkali hal itu terjadi. Aku tetap bertahan dalam setiap pergerakan yang kualami. Entah itu senang ataupun sedih. Karena aku sangat yakin, ketika semua orang pergi meninggalkanku...tapi Allah tidak akan pernah meninggalkanku. Karena aku yakin, Allah sangat sayang pada hambaNYA....

"Bila, selangkah ku datang padaMU,,,seribu langkah KAU datang padaku"